jenis-bahan-lantai-parket

4 Bahan Lantai yang Umum Digunakan beserta Alternatifnya

Setelah dinding, lantai merupakan elemen penting pada rumah. Selain sebagai fungsinya, juga dapat mempercantik ruangan dan memberikan suasana dingin atau hangat pada hunian. Hal yang menjadi prioritas dalam memilih lantai adalah nyaman dipijak. Ada beberapa jenis bahan lantai yang umum digunakan diantaranya keramik, kayu, marmer dan granit.

  • Keramik

Keramik merupakan bahan penutup lantai yang paling familiar, meski hadirnya bahan baru yang menawarkan kualitas dan keindahan, keramik tetap populer dari masa ke masa. Beberapa alasan yang membuat bahan yang satu ini tidak pernah ditinggalkan adalah memiliki umur yang awet dan mudah dibersihkan.

macam bahan lantai, keramik, jenis lantai, lantai keramik

Dari segi desain, keramik sangat kaya akan warna, motif dan ukuran. Ketiga hal ini merupakan karakter yang dapat memberi daya tarik dan dapat pula mengubah tampilan sebuah ruangan terlihat sempit atau luas.

  • Kayu

Jika anda menginginkan suasana yang lebih hangat, lantai kayu menjadi solusi yang lebih baik. Lantai kayu yang dimaksud disini adalah lantai parket atau bilah kayu tipis yang dipasang dengan rapi. Namun parket tidak hanya terbuat dari kayu solid, ada bambu, engineered dan laminate.

jenis-bahan-lantai-parket

Penggunaan lantai parket juga mulai diminati, adapun pengaplikasian parket sebaiknya di ruangan tertentu saja misalnya ruang keluarga, hindari tempat yang memiliki aktivitas berat seperti dapur.

Jenis parket kayu solid dari segi warna dan motif lebih terlihat natural dan bervariasi. Umur pemakaian bisa lebih dari 10 tahun tergantung perawatannya. Karena itu perlu mengetahui tips membersihkan lantai parket agar selalu terliat baru dan awet.

  • Marmer

Batuan alam yang terbentuk dari metamorfosis batu kapur ini memiliki harga yang lebih tinggi. Ini disebabkan oleh persediaan yang tergantung pada hasil alam. Meski tergolong mahal, namun peminat jenis bahan lantai yang satu ini sangat banyak. Bahkan marmer yang memiliki karakter langka paling diburu konsumen.

lantai-marmer

Memutuskan menggunakan marmer sebagai lantai perlu jeli dalam memilih dan membeli marmer, karena stok yang terbatas, maka perlu menyesuaikan dengan kebutuhan, apalagi jika anda membutuhkan corak yang beragam. Untuk pengaplikasiannya, konsumen harus memperhatikan karakter marmer itu sendiri yaitu daya serap air, kekerasan dan kekuatannya untuk pemakaian jangka panjang.

  • Granit

Terdapat dua jenis granit yaitu granit alam dan buatan. Granit alam memiliki harga yang lebih tinggi dan tentu kekuatan yang lebih besar. Harga juga dipengaruh oleh proses penambangan dan produksinya. Granit yang memiliki tingkat kekerasan tinggi lebih sulit dikerjakan dan membutuhkan alat khusus.

jenis-bahan-lantai-granit

Untuk dana terbatas, anda bisa menggunakan granit buatan sebagai lantai dengan pilihan motif yang lebih beragam. Istilah granit buatan pada industri bangunan biasa disebut keramik granit karena proses pembuatannya mirip dengan keramik. Bahannya berasal dari tanah liat, feldspar dan pasir kuarsa sebagai penguat konstruksi.

Alternatif bahan lantai untuk rumah anda

Jika anda menginginkan hal yang tidak biasa pada hunian anda, saatnya beralih bahan alternatif lain yang biasa digunakan sebagai lantai diantaranya vinyl, batu alam, semen, dan batu bata.

  • Vinyl

Terbuat dari PVC namun corak dan teksturnya dibuat seperti motif kayu asli. Terdapat dua bentuk yaitu kotak-kotak (tile) dan berupa lembaran. Selain memberikan suasana yang hangat, vinyl juga dapat menghadirkan nuansa klasik dan elegan.

vinyl-flooring

  • Batu Alam

Menghadirkan nuansa alami dalam hunian kita bisa terwujud dengan penggunaan batu alam pada lantai. Selain nilai keunikannya, bahan jenis ini pun tahan terhadap cuaca, sehingga bisa digunakan pada lantai teras rumah, pijakan taman, atau bisa dikombinasikan pada tembok pagar.

batu-alam

Batu alam pada umumnya memiliki warna yang sama, namun tekstur yang tidak teratur, sehingga dalam pemasangan nat  perlu lebih diperhatikan. Disisi lain justru hal ini yang memberikan nuansa alam yang lebih nyata.

  • Batu bata

Penggunaan batu bata sebagai penutup lantai masih terbilang jarang, namun jika anda mencintai keunikan, sangat pantas memilih bahan ini sebagai pijakan kaki anda.

lantai-batu-bata

Penggunaan batu bata sebaiknya di bagian luar rumah seperti teras. Pemasangannya pun membutuhkan ketelitian agar terlihat lebih rapi. Jika ingin mempertahankan warna bata agar tidak mudah kusam, anda bisa menggunakan batu bata yang telah di coating.

  • Semen

Penggunaan bahan semen sebagai lantai mungkin terlihat udik, namun anda bisa mengubah kesan itu dengan desain yang terlihat lebih profesional.

lantai-semen

Untuk finishing biasanya menggunakan acian halus kemudian meratakan permukaannya sehingga lebih rapi. Jika ingin memberikan efek warna yang beda, anda bisa memberi campuran oker yang bisa dibeli di toko-toko bangunan. Warna oker pun tidak hanya hitam, tersedia juga coklat dan merah.

Pemilihan jenis bahan pada lantai tidak hanya karena enak dipandang, juga sangat penting memperhatikan kenyamanan dan keawetan dalam hal ini termasuk cara merawatnya mudah.

4 bahan lantai yang umum digunakan beserta alternatif diatas bisa kita kolaborasikan pada setiap ruangan untuk menghadirkan suasana berbeda. Selamat mencoba.

sumber gambar : google

Post Author: adsila

Mulai menulis blog tahun 2009, sekarang ini mulai menjelajahi bidang desain web secara otodidak. Hobi dan ketertarikan hand lettering, painting, writing, reading, sewing, cooking, art, crafts, fashion and interior design.

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *